Musim yang paling dinanti-nanti oleh para pecinta buah telah datang "musin duren" di barat mereka menyebut buah ini dengan nama king of fruit (raja dari rajanya buah). Mengapa disebut rajanya buah karna durian memiliki mahkota di pangkal batangnya. Selain itu aromanya yang kuat sangat menggoda hasrat untuk segera dieksekusi. Daging buahnya yang lembut dengan sensasi rasa enak tiada tara. Tapi ada juga mereka yang benci buah tropis yang hanya tumbuh di sekitar Asia ini. Contohnya kakak saya sendiri menghirup aromanya saja dia mual dan muntah-muntah parah. Sayang sekali 😀
Jenis durian di pelosok Nusantara sangat beragam tidak terkecuali di Lombok dan yang paling terkenal adalah durian gundul, dulu kakek saya pernah bercerita tentang pohon durian gundul yang dimiliki sahabatnya di sekitar Dayen Gunung (Lombok Utara). Anyway, belum pernah saya coba.
Kembali ke Karang Bayan!
(https://maps.app.goo.gl/gVcBTb2biu4ofSCL6)
Rasanya Karang Bayan sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat Lombok terutama orang-orang Mataram dan Lombok Barat. Sejak dulu pasar ini sudah ramai pengunjung terutama mereka yang fanatik terhadap raja buah ini. Tidak tanggung-tanggung mereka mengajak sanak-saudara mengeksekusi durian di TKP. Para pedagang berjejer rapi menjajakan durian mereka sepanjang jalan kurang lebih 2 km. Terkadang saya merasa bingung mau membeli dimana saking banyaknya penjual memanggil dan kalau diperhatikan rata-rata penjualnya wanita. Bangga sekali melihat Ibu-ibu tangguh pejuang hidup, rasa-rasanya mereka layak mendapat gelar kartini modern.
Untuk harga durian disini variatif tergantung jenis dan ukurannya. Untuk durian ukuran kecil harganya bisa mulai dari 20 ribu sampai 25 ribu dan ukuran sedang biasanya 35-45 dan yang besar-besar rata-rata di atas 50 ribu. Bisa saja harganya murah tergantung skill menawar yang kita miliki. Oh ya harga di atas setelah buahnya mulai banyak dipasaran. Jika musim durian baru datang biasanya harganya masih mahal jadi baiknya nunggu beberapa minggu sampai harganya normal (ekonomis).
9 Comments
Yuckkyyyy... Durian ngak enak!!
ReplyDeleteKapan kita pergi bro?
ReplyDeleteTunggu turun harganya dulu
Deletemanteep maq lemaq te mborong.
ReplyDeletemau duren,tapi masih mahal gaesss..hihi
ReplyDeletekurang satu protokol kesehatannya, hindari kerumunan durennya kalau gak mau bagi2 hahahaha
ReplyDelete🤣🤣🤣
DeleteMaeh dong bagii
ReplyDeleteAuk lemaq gan
ReplyDelete