Terjerat Pesona Kenawa #catatandipulausebrang

Liburan dadakan tanpa rencana akhirnya kami sepakat berlayar ke pulau sebrang mengunjungi salah satu pulau kecil yang merupakan salah satu jantung pesona wisata Pulau Sumbawa "Kenawa" namanya sepintas terdengar seperti nama salah satu pulau indah di Jepang bernama Okinawa, pulau ini juga merupakan destinasi wisata unggulan Jepang, bisa dipastikan sebelas dua belas indahnya sama. 


Perjalanan kami tempuh dari Mataram sekitar 3 jam menuju pelabuhan Kayangan kemudian kami beli tiket 55.000/motor dan naik kapal fery sekitar 2 jam menuju Poto Tano. Cukup melelahkan karna saya dan kawan memutuskan untuk tidak bermalam di Sumbawa jadi langsung balik ke Lombok bayangin guys hampir 10 jam perjalanan pulang pergi. Alhamdulillah cuaca cerah support photo bagus dan tentunya mood kita terjaga baik.



Turun dari Poto Tano kami bergegas menuju pelabuhan kecil dimana banyak sekali kapal-kapal kecil nelayan yang parkir. Lokasinya sekitar 200 m utara pelabuhan jadi yang mau nyebrang ke Kenawa mesti lewat sini. Saya kemudian bertemu pak Achmad salah satu pemilik boat yang biasa mengantar tamu ke Kenawa, beliau terlihat ramah dan sangat sopan, tawar-menawar pun terjadi dan akhirnya deal kami diantar menuju Kenawa.



Turun di Kenawa cuaca panas sekali sampai teringat kata-kata teman Sumbawa, matahari di Sumbawa itu ada dua kata mereka jadi nggak heran makanan khasnya SEPAT maklum menyesuaikan dengan cuaca panas. Kami duduk istirahat sebentar di salah satu saung kecil di bibir pantai sambil menikmati birunya laut dan pasir putih nan lembut. Sekitar 15 menit akhirnya kami berkeliling bertemu dengan kawan-kawan lokal yang akan camping. Mereka ramah dan nawarin "mbak nginep aja entar bisa sunsetan dan malemnya liat bintang." Besok aja lain kali, jawab saya datar sambil nyengir.




Sambil panas-panasan ria saya dan kawan berkeliling akhirnya nemu dua villa yang udah tidak dihuni lagi. Tembok villa ini terbuat dari botol-botol kaca berkonsep eco dan si kawan cerita dia pernah mendengar kalau di sini ada project yang gagal dan rasanya villa ini yang mereka maksud. Si kawan menyebut istilah earthship, konsep rumah ramah lingkungan yang bertenaga surya pasif (solar passive) yang dibuat dari bahan-bahan recycle. Konsep ini diperkenalkan pertama kali oleh seorang arsitek Amerika bernama Michael Reynolds yang juga founder Earthsip BiotectureSaya hanya menyimak sambil mengingat-ngingat sedikit bacaan lama, sembari melihat kondisi villa yang berantakan setelah ditinggal penghuninya.


Kami memutuskan tidak naik ke bukit karna cuaca panas sekali takutnya sampai atas dehidrasi. Kamipun kembali menuju boat yang sudah lama menunggu sembari mengabadikan photo pemandangan terutama mini savana kering yang sering menjadi spot photo cantik kawan-kawan di Instagram. 

Liburan ke Kenawa nggak mahal-mahal amat apalagi bareng temen-temen, semakin ramai semakin murah. Jadi ajakin temen-temen sebanyak mungkin! Untuk kalian yang berminat liburan ke pulau cantik ini untuk jasa boatnya bisa hubungi No HP: 081909188899 (Pak Achmad) dan harga bisa nego! aitzzz negonya jangan keterlaluan karna Pak Achmad bukan kapitalis bermodal besar. 😂

Post a Comment

16 Comments

  1. Kapan kapan kalau traveling ngajak ngajak lahh

    ReplyDelete
  2. Pengen ke Kenawa pas lagi hijau-hijaunya kak asmaakk

    ReplyDelete

  3. Ajakinnn😅😅😅

    ReplyDelete
  4. Nulisnya ttg jalan2 :( tulis tentang Corona aja, supaya orang Lombok diem. Anyway photonya baguss sih!!

    ReplyDelete
  5. Menurut saya kenawa sangat cocok untuk destinasi wisata akhir tahun terlebih lagi lokasinya berada di dalam negeri dan juga tidak membutuhkan terlalu banyak biaya untuk menikmati keindahan kenawa beserta makanan khas sumbawa yang sungguh menarik minat saya, jadi pengen Dapat...

    ReplyDelete
  6. My brother went to Okinawa in 2005 he worked there for 5 years as a mechanic hahaha lets go to Okinawa after this fucking virus gone..

    ReplyDelete
  7. kalau sudah recovery corona saya mau jalan-jalan ke kenawa😄

    ReplyDelete