| Biji yang sudah menjadi tunas-tunas |
Apakah buah
kelengkeng kesukaan kalian? Saya, Iya. Buah yang satu ini menjadi favorite
sejak kecil. Buah yang juga disebut Mata Kucing atau Badaro dengan nama latin Nephelium longanum ini
memiliki banyak sebutan di berbagai wilayah. Berbentuk bulat seperti kelereng
tapi ukurannya sedikit lebih besar dan warnanya cokelat muda agak kekuning-kuningan.
Rasanya seperti buah matoa dan rambutan namun teksturnya lebih manis dan
sedikit lebih kenyal.
Berhubung di
rumah belum memiliki pohon kelengkeng maka saya terpaksa harus selalu membeli.
Saking bosannya membeli saya berinisiatif untuk bisa menanam sendiri dengan
maksud suatu hari bisa merasakan sensasi memanen langsung buah kelengkeng yang
saya tanam sendiri. Menanam, merawat dan menyaksikannya tumbuh bersama saya
pastilah terasa bahagia. Yaa walaupun masih sangat lama untuk bisa menantikan
pohonnya berbuah.
Sekitar dua
minggu yang lalu saya membeli sekantung buah kelengkeng. Melihat biji-bijinya
cukup banyak yang akan dibuang maka saya bepikir untuk mulai menanam biji
tersebut. Saya kemudian keluar rumah mencari wadah untuk menempatkan biji
tersebut untuk ditanam. Saya menemukan pot kecil yang sudah berisi tanah yang
sudah di campur pupuk kandang karena Ibu saya sering menyediakan apabila ingin
menanam sesuatu atau memindahkan beberapa tanaman. Dengan semangat saya mulai
menyelipkan biji-biji klengkeng tersebut ke dalam pot kecil yang saya temukan.
Sekedar berpikir untuk menanam saja tanpa terlalu berharap untuk melihat biji
tersebut tumbuh karena tangan saya terkenal panas (apabila menanam sesuatu
jarang sekali ada yang bisa tumbuh).
Kemarin tidak sengaja pandangan saya tertuju pada pot yang saya tanami biji lengkeng tersebut dan dengan terkejut saya melihat sekitar lima tunas lengkeng tersebut tumbuh. Entah mengapa saya sangat bahagia saking semangatnya saya memutar-mutar pot kecil tersebut dan memperhatikan lebih dekat biji Lengkeng yang sudah menjadi tunas-tunas kecil. Cara menanam yang biasa-biasa saja tanpa menggunakan metode tanam tertentu, biji tersebut bisa tumbuh hal itu membuat saya sangat bahagia melihatnya, kebahagiaan kecil yang sangat bermakna. Mungkin terlihat sedikit alay atau berlebihan hanya menyaksikan biji lengkeng tumbuh, namun lebih daripada itu dengan melihat biji lengkeng yang saya tanam itu tumbuh memberikan semangat dan harapan-harapan yang lain untuk bisa terus tumbuh dan hidup di kemudian hari.
Kemarin tidak sengaja pandangan saya tertuju pada pot yang saya tanami biji lengkeng tersebut dan dengan terkejut saya melihat sekitar lima tunas lengkeng tersebut tumbuh. Entah mengapa saya sangat bahagia saking semangatnya saya memutar-mutar pot kecil tersebut dan memperhatikan lebih dekat biji Lengkeng yang sudah menjadi tunas-tunas kecil. Cara menanam yang biasa-biasa saja tanpa menggunakan metode tanam tertentu, biji tersebut bisa tumbuh hal itu membuat saya sangat bahagia melihatnya, kebahagiaan kecil yang sangat bermakna. Mungkin terlihat sedikit alay atau berlebihan hanya menyaksikan biji lengkeng tumbuh, namun lebih daripada itu dengan melihat biji lengkeng yang saya tanam itu tumbuh memberikan semangat dan harapan-harapan yang lain untuk bisa terus tumbuh dan hidup di kemudian hari.
Semoga
Bermanfaat!
5 Comments
Tulisan ini could skiming my suspicions for something that pessimistic.
ReplyDeleteoptimis lebih baik
DeleteJorok ini, ngomongin biji ��
ReplyDeleteits only in your mind! hahahaha
Deletesemoga menjadi tunas-tunas yang kuat ya, kelengkeng. bahagiakan orang yang rela membuatmu muncul di dunia ini. eh...^_^
ReplyDelete