Hari ini saya bersama teman-teman volunteer
yang lain sekali lagi mengadakan backpacking
library dan kali ini lokasi yang dipilih adalah salah satu desa favorit
kami semua, Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Sebelum
mengadakan kegiatan ini saya datang menemui kepala desa di sana untuk membantu
kami melaksanakan kegiatan ini. Beberapa hal tidak menyenangkan terjadi namun
tidak mengurangi semangat untuk melaksanakan kegiatan ini.
Sekitar jam 09.00 pagi kami datang karena sudah melakukan kordinasi
dengan pihak desa kami berpikir anak-anak telah siap untuk melakukan kegiatan
belajar ini, sayangnya saat kami datang semuanya terlihat sepi dan membuat saya
sedikit kebingungan. Melihat tidak ada siapa-siapa di sana saya memutuskan
untuk mencari kepala desa. Lucunya dia juga sama kebingungan seperti saya.
Akhirnya kami memutuskan untuk berkeliling mencari anak-anak untuk belajar
bersama kami.
Beberapa orang tua di sana mengatakan
anak-anak mereka turun ke sungai untuk bermain dan ada juga yang membantu orang
tua mereka di ladang. Sambil mengehela nafas panjang saya terus berusaha untuk
menemukan anak-anak yang lain. Syukurnya beberapa anak masih ada yang terlihat
bermain kemudian dengan semangat mereka menerima ajakan kami untuk belajar.
Sekitar dua belas anak ikut belajar bersama
kami. Kemudian salah satu Founder Eduland
membuka acara dengan memperkenalkan kami kepada anak-anak tersebut. Kemudian acara
dilanjutkan dengan sesi membaca yang
dipandu oleh Ibu Mia Sitorus yakni kepala sekolah Lombok Learning Village, anak-anak tersebut terlihat sangat bahagia saat
beliau membacakan cerita tentang bajak laut.
Sesi selanjutnya acara membaca, anak-anak
memilih buku bacaan yang kami bawa. Mereka dengan semangat “45 mengambil
buku-buku tersebut dan dengan penasaran dan mulai membukanya satu persatu. Setiap
anak diminta untuk memilih partner membaca yakni kakak-kakak yang hadir.
Kemudian kami mendampingi mereka, menjelaskan isi dari buku tersebut.
![]() |
| Big-Zhee |
Kegiatan hari ini mengingatkan kita bahwa
saat belajar kita harus merasa bahagia karena saat kita bahagia melakukan
sesuatu apalagi belajar kita akan merasa lebih cepat menangkap semua pelajaran
tersebut. Tidak monoton dengan metode yang itu-itu saja salah satunya hanya
diam di kelas sepanjang tahun padahal sesekali di luar ruangan akan lebih
membahagiakan.
Sesi mewarnai gambar menjadi favorit,
anak-anak terlihat sangat bahagia dan fokus mewarnai setiap gambar mereka.
Hampir tiga puluh menit mereka mewarnai kemudian menyerahkan gambar tersebut
untuk diberikan nilai. Di setiap pojok kertas terlihat tulisan “very good.” Sebagai penghargaan atas
usaha mereka jadi tidak dalam bentuk nilai anak yang satu mendapat sembilan dan
yang lain mendapat nilai enam atau tujuh atau lima, tidak ada tingkatan atau
perbedaan.
![]() |
| Sesi Mewarnai/Big-Zhee |
Sesi terakhir bermain games kemudian berphoto
bersama!



1 Comments
Wuihhh..pada senang semua itu bisa belajar mewarnai bersama :)
ReplyDelete