26 Aphorisma Terindah Dari Kahlil Gibran: Cinta, Keindahan dan Kesunyian




Kahlil Gibran (1883-1931) penyair yang satu memiliki pengaruh yang sangat luas, sehingga membuat kita dengan mudah menemukan berbagai tulisannya. Banyak yang menyebut Kahlil Gibran sebagai perpaduan yang indah antara Tagore, La Fontaine, Nietzche dan Sigmund Freud.

Gibran juga banyak disebut mewakili jiwa dan lidah bangsa Arab yang  temperamental dan puitis. Sebuah bangsa yang masyhur karena kekayaan dan keindahan dalam berbahasa. Bangsa Arab memiliki sejarah yang sangat  panjang yang telah menghasilkan kebudayaan khas yang berbeda dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Tulisan-tulisan Kahlil Gibran diakui karena keindahan dan kedalaman maknanya, dengan bahasa alegoris, esoteric dan mistis yang khas dunia timur, ia dianggap sebagai duta-duta budaya oriental, karena mampu menghadirkan khazanah Timur yang eksotik dan mistis kepada dunia Barat modern.

Ekspresi bahasa yang kuat Gibran juga dikenal ahli menciptakan parabel dan aphorisma: Ungkapan-ungkapan pendek, dengan kiasan atau perlambangan untuk menceritakan intisari makna dari persoalan yang sebenarnya sangat kompleks. Dan melalui buku ini saya akan menulis 26 aphorisma terbaik Kahlil Gibran yang semoga membuat kita lebih akrab dengan karyanya karena saat kita jatuh cinta, sedih maupun kesepian karya-karya Kahlil Gibran mampu menjadi pemuas kebutuhan akan berbagai ekpresi perasaan manusia.

       Akal dan belajar itu seperti jiwa dan raga
Tanpa raga, jiwa hanyalah udara hampa
Tanpa jiwa, raga adalah kerangka tanpa makna.

·        Tuhan telah meciptakan begitu banyak kebenaran yang terbuka bagi setiap orang yang mengetuknya dengan jari-jari iman.

       Iman adalah oasis yang tak terjangkau oleh kafilah akal pikiran.
        Pengetahuan lewat kata tidak lain hanya bayangan pengetahuan yang tanpa kata.

·        Kesunyian memiliki tangan-tangan halus bagai sutera, namun dengan jemari yang kuat ia mencengkram hati dan menyakiti dengan derita. Kesunyian adalah sekutu derita sekaligus sahabat ketinggian jiwa

·        Doa adalah nyanyian hati yang selalu dapat membuka jalan terbang kepada singgasana Tuhan meskipun terhimpit di dalam tangisan seribu jiwa.

        Puisi adalah kata hikmat yang menyenangkan hati,
Hikmat  adalah puisi yang bernyanyi di dalam pikiran
Jika kita dapat menyenangkan hati seseorang sekaligus dapat bernyanyi dalam pikirannya maka, di dalam kebenaran dia akan hidup di bawah naungan Tuhan.

 Antara sarjana dan penyair terbentang sebuah padang hijau, jika ilmuan dapat menyebranginya ia akan menjadi bijak dan jika si penyair dapat menyebranginya, ia akan menjadi nabi.

        Para penyair adalah orang-orang yang tak bahagia,
Karena setinggi apapun jiwa mereka menjulang, akan tetap terbelanggu dalam air mata yang menggenang.

      Keindahan adalah apa yang menarik jiwa,
Kepadanya cinta diberikan bukan diminta.

       Suatu kebenaran selalu perlu diketahui, dan hanya kadang-kadang perlu diungkapkan.

       Kebenaran adalah kehendak dan maksud Tuhan di dalam diri manusia.

      Kebenaran diri seseorang bukan pada apa yang ia nampakkan, tapi pada apa yang tak dapat ia ungkapkan.
Oleh karena itu, bila engkau ingin mengerti dirinya, dengarkanlah bukan apa yang ia katakana, tapi apa yang tidak ia ucapkan

        Orang yang mendengar kebenaran tidak kurang mulia dari yang mengucapkan.

  Dogma itu seperti jendela kaca. Kita menyaksikan kebenaran melaluinya, tapi juga dipisahkan olehnya.

   Laki-laki yang tidak memaafkan wanita untuk kesalahan kecilnya tak akan dapat menikmati besar kebaikannya.

·       Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran yang terbuka namun rahasia, ia hanya dapat dipahami melalui cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap.

       Cinta yang penuh nafsu adalah dahaga yang tak terobati.

       Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cint adalah anak kecocokan jiwa dan jika itu tidak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan milenia.

    Yang paling penting  bagi manusia bukan hasil yang ia dapatkan, tapi apa yang ia inginkan.

·      Jarak antara engkau dan tetangga dekatmu yang tak berkarib lebih jauh dari ruang yang membentang antara engkau dengan kekasihmu yang terpisah tujuh daratan dan tujuh lautan. Karena dalam ingatan tak pernah ada jarak dan hanyalah di dalam kelalaian terhampar sebuah gurun yang tak terjangkau oleh pendengaran dan tak terlampaui oleh pandangan.

Kau dan aku, semuanya adalah anak-anak iman yang sama, karena berbagai  jalan agama yang beragam adalah jari-jari tangan cinta dari Wujud Agung yang satu juga, tangan yang merengkuh semuanya, mengulurkan kesempurnaan hati kepada semuanya dan dengan penuh cinta menerima semuanya.

        Puisi bukanlah opini yang diekspresikan. Tetapi nyanyian yang mengalun dari luka yang berdarah atau bibir yang tersenyum.

    Seorang penyair adalah raja tanpa singgasana yang duduk mengkhayal di antara    hamparanabu reruntuhan istananya.

  Seorang penyanyi tak akan dapat menyenangkan orang lain jika ia tidak senang menyanyikannya.

     Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu, tapi marilah kita coba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.

Tidak hanya menulis aphorisma Kahlil Gibran juga melukiskan tanah kelahirannya kota Besharri seperti sebuah puisi agung  yang memiliki makna yang teramat mendalam tentang keindahannya.

Post a Comment

2 Comments

  1. Mantab... anak hukum jg mbak... angkatan brp.. pagi atau sore.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya saya konsentrasi hukum bisnis Reguler Pagi..Angkatan 2011

      Delete