Jika kalian datang ke Pulau Lombok dan ingin mempelajari sejarah Lombok melalui wisata budaya kalian bisa datang ke tempat ini. Makam Selaparang dipercaya sebagai tempat pemakaman Raja-raja Selaparang/tokoh berpengaruh di masa lalu namun siapa saja tokoh-tokoh yang dimakamkan di Makam ini tidak jelas namanya karna minimnya literatur tentang sejarah peradaban Lombok.
Makam Raja Selaparang adalah salah satu cagar budaya yang dilindungi oleh Negara. Makam ini berlokasi di kaki Gunung Rinjani, tepatnya di Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Makam ini sering dikaitkan saat masuknya Islam ke Lombok yang dibawa oleh Sunan Prapen (Sayyid Maulana Muhammad Fadlullah) pada abad ke-16 dengan adanya beberapa tulisan yang menggunakan huruf Arab, Jawa dan Bali yang terlihat di batu nisan.
Masyarakat sekitar menganggap tempat ini sakral karena memiliki nilai sejarah yang kuat. Makam ini juga ramai para peziarah pada saat musim haji tiba karena sebagian masyarakat Pulau Lombok percaya sebelum berangkat ke kota suci Mekkah tempat ini patut dikunjungi untuk memanjatkan do’a dan keselamatan.
Sampai saat ini belum ada bukti yang kuat yang menunjukkan tempat ini memang tempat pemakaman Raja-raja Selaparang/tokoh yang berpengaruh di masa lalu. Setiap Sejarawan memiliki klaim kebenaran masing-masing berdasarkan pengalaman, pengamatan dan pengetahuan mereka. Apapun itu kita wajib bersyukur selain keindahan alam Tuhan memberikan jejak peninggalan sejarah yang bisa kita kunjungi dan pelajari.
Jika
kita merunut pada sejarah, keberadaan makam ini lekat dengan makam-makam yang
tidak jauh dari makam raja Selaparang yang berhubungan dengan cagar budaya lain
yang ada di sekitar kaki Gunung Rinjani.
Jika
ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah Kerajaan Selaparang, kalian juga bisa
datang ke Desa Ketangga yang masih berada di Kecamatan Suela. Desa itu termasuk
desa tertua dan menyimpan benda-benda pusaka Kerajaan Selaparang. Saya belum
pernah ke Desa Ketangga informasi dari seorang teman bernama Jabi yang merupakan warga Suela, saat kami membahas
tentang Makam Keramat Selaparang.
Dia
menyebut Desa Ketangga termasuk salah satu desa tertua di Pulau Lombok menyimpan dan
memiliki benda-benda cagar budaya yang cukup banyak, seperti masjid pusaka Selaparang,
batu dari Irak (Baghdad) dan sabuk yang bertuliskan sejarah manusia sejak lahir
hingga masuk alam akhirat. Tidak itu saja, pengunjung juga bisa menemukan Al
Quran bertulis tangan, perisai yang terbuat dari kulit manusia, keris, tanjekan
dan senjata perang dll. Mungkin saat main ke Lombok Timur bisa mampir ke Ketangge setelah mengunjungi makam ini.
Selamat Membaca!






0 Comments