Berbicara tentang dongeng pastilah
dekat dengan anak-anak karena cerita-cerita dongeng kerap dituturkan kepada
mereka sebagai pengantar tidur, pengenalan dunia baca dan banyak digunakan
sebagai metode pembelajaran khususnya dalam jenjang pendidikan dini.
Kemudian setelah dewasa secara tidak
langsung perlahan kita mulai melupakan cerita-cerita dongeng tersebut dan
beranjak kepada sesuatu yang lebih nyata. Sebagai contoh kerap kali kita sering
mendengar “saya bukan anak kecil yang butuh dongeng.” Kalimat demikian secara
tersirat bahwa kita selalu berpikir bahwa dongeng itu bukan sesuatu yang
penting. Dongeng hanya dilihat sebagai imajinasi semu yang hanya sekedar hiburan
semata.
Beberapa tahun yang lalu saya
menonton sebuah film yang diadopsi dari novel Neil Gaiman tahun 1999 yakni “Star Dust” film ini rilis tahun 2007 dan
dibintangi oleh bintang-bintang besar Holywood seperti Claire Danes, Sienna
Miller, Robert De Nairo, Charlie Cox dan lainnya.
Film ini bercerita tentang petualangan fantasi romantis seorang pemuda bernama Tristan yang tinggal di salah kota yang dibatasi tembok antara dunia nyata dan kerajaan fantasi yang bernama Stormhold. Tristan yang mengejar cinta sejatinya Victoria yang akan berjanji membawa bintang jatuh agar dia bisa menikahinya. Ternyata bintang yang ditemukannya bernama Yvain. Penyihir dan Pangeran dari Kerajaan Stormhold juga memburu Yvain dengan berbagai alasan. Dia mencoba membawa Yvain sebelum ulang tahun Victoria sebelum batas waktu berakhir.
Yang menarik dalam cerita ini
bagaimana Neil Gaiman memberikan pesan kepada kita bahwa sebagai seorang yang
dewasa kita juga memiliki hak dan pantas untuk menikmati fairy tales karena kita tumbuh bersama dongeng itu. Menerangkan
kepada kita bahwa imaginasi adalah sesuatu yang sangat luar biasa Menurutnya “ The more you see the fantastic -- the more
you use your imagination -- the stronger your imagination becomes. Neil juga
mengatakan "I think that is one of
the most important things about fantasy, it allows us to imagine."Sungguh kata-kata yang sangat bermakna.
Hal ini membuat saya terus semangat
untuk terus belajar menjadi Penulis yang baik yang bangga dengan tulisannya
sekalipun itu hanya dongeng. Karena berimajinasi adalah sesuatu yang indah dan luar biasa.

0 Comments