“Ketika seseorang yang
sudah menikah jatuh hati kepada orang lain, walaupun tidak ada kata yang pernah
terucap di antara mereka, itu adalah selingkuh.”
Perselingkuhan, kata
ini termasuk ke dalam kata-kata negatif yang dibenci oleh siapa saja yang
mendengarnya. Kesan pertama yang ditangkap adalah perbuatan amoral yang akan
menjadi aib besar di dalam keluarga dan masyarakat. Pernahkah kalian berfikir bahwa cinta itu tidak
tau diri, datang kapan saja, tidak mengenal waktu dan tidak mengenal siapapun.
Itulah yang terjadi
dalam perjalanan kisah Anna Karenina yang ditulis oleh Leo Nikolayevic Tolstoy.
Novel ini di sebut-sebut sebagai novel terbesar sepanjang masa. Mengisahkan
kehidupan masyarakat Rusia di abad ke- 19. Sudah sejak lama memiliki ide untuk
untuk menulis tentang indahnya lingkungan seorang wanita yang terlibat dalam
perselingkuhan, menggabungkan dua orang dalam romantisnya cinta namun terlibat
dalam perzinahan dan kematian yang menyakitkan .
Perselingkuhan itu
dimulai pertama kali sejak Anna Karenina bertemu dengan seorang pemuda tampan
secara tidak sengaja bernama Vronsky di stasiun kereta, ketertarikan itu tidak
terhindarkan saat Vronsky melihat kecantikan Anna Karenina yang sudah bisa di
tebak berasal dari kalangan atas tidak hanya kecantikannya namun kelembutan di
wajahnya yang terlihat menyenangkan. Anna Karenina yang mempesona, cantik,
menawan dan terkenal dalam lingkungan Petersburg dan dikagumi oleh siapapun. Ana
menikah dengan Karenin saat berumur 18 tahun. Sang suami sangat baik namun
cukup membuat Ana bosan. Dia adalah seorang pejabat pemerintah yang berusia
jauh lebih tua di atasnya.
Merasakan cinta yang
mendalam terhadap Vronsky membawanya jatuh pada kondisi yang menjadikannya
terasing di antara kekasih, anak laki-lakinya dan nilai-nilai budaya Rusia pada
era itu, terjadi pergolakan besar terhadap dirinya dalam mengahadapi kondisi
yang membuatnya merasa bersalah. Meminta perceraian namun prosesnya tidak mudah
dijalani yang mengakibatkan pihak yang bersalah tidak mendapatkan hak asuh dan
tidak bisa menikah lagi.
Bingung, sedih, cinta
yang dalam dan perasaan bersalah membuatnya kemudian menjatuhan diri ke rel
kereta api di sebuah stasiun lokal. Sosok wanita yang sangat tertekan karena
iri dan cemburu yang telah menyerahkan segalanya demi cinta dan hidupnya sangat
jelas dalam wajahnya. Sisi gelap hubungan antara Anna dan Vronsky, yang dikontraskan
dengan hubungan penuh kebahagiaan antara tokoh Kitty dan Levin dalam buku ini.
Hingga saat ini Anna
Karenina adalah cerita yang masih ada dalam imajinasi kita apalagi untuk para
pecinta Novel, bahkan telah di adaptasikan di dalam sebuah Film. Tolstoy telah
menulis kisah menakjubkan dan abadi yang tidak akan di lupakan semua orang.
1 Comments
Assseeekkk
ReplyDelete